Persiapan rantai dingin untuk vaksin COVID-19 97% selesai

Satgas Penanggulangan COVID-19 menyebutkan, persiapan cold chain untuk peluncuran vaksin COVID-19 di Indonesia sudah mencapai 97 persen.

“Saat ini persiapan cold chain di Indonesia sudah mencapai 97 persen [selesai],” kata juru bicara Satgas Wiku Adisasmito dalam jumpa pers online dari kantor Presiden di Jakarta, Kamis.

Penyimpanan rantai dingin terdiri dari lemari es dan freezer untuk menyimpan vaksin dan pembawa untuk mendistribusikannya ke pusat imunisasi, terutama yang terletak di ruang terbuka.

“Prosedur menjaga suhu vaksin atau cold chain agar kualitasnya tetap berjalan dengan baik,” kata Adisasmito.

Logistik penting untuk penggerak vaksinasi mencakup rantai dingin, serangkaian peristiwa yang dikoordinasikan secara tepat dalam lingkungan dengan suhu terkontrol untuk menyimpan, mengelola, dan mengangkut vaksin agar dapat dikirimkan ke seluruh bagian dunia.

Satgas tersebut telah menyatakan akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan sumber daya manusia untuk program vaksinasi Berita Teknologi Terbaru .

“Pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan petugas untuk melaksanakan vaksinasi. Jumlah petugas akan disesuaikan dengan jumlah peserta vaksinasi dan sarana prasarana pendukung,” kata Adisasmito.

Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan daftar daerah yang akan diprioritaskan untuk vaksinasi, ujarnya.

“Ini mempertimbangkan jumlah kasus positif, populasi, luas wilayah, dan faktor lain [sambil menetapkan prioritas],” katanya.

Menurut data Kementerian Kesehatan, hingga 2016, 78,8 persen Puskesmas sudah mendapatkan lemari es untuk menyimpan vaksin.

Pada tahun 2018, pemerintah memastikan pembentukan rantai dingin di 9.951 Puskesmas di seluruh Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program imunisasi.

Penyimpanan vaksin perlu mendapat perhatian khusus karena vaksin sebagai produk biologi rentan terhadap perubahan suhu, oleh karena itu harus disimpan pada suhu tertentu, yaitu berkisar 2-8 derajat Celcius untuk vaksin yang sensitif terhadap pembekuan hingga -15 hingga -25 derajat. Celsius untuk vaksin peka panas, kata Adisasmito.

Secara umum, paparan sinar matahari langsung dapat merusak vaksin, tambahnya Kunci Jawaban Brain Out .

Pemerintah telah menandatangani kesepakatan untuk mendapatkan total 143 juta dosis konsentrat vaksin COVID-19 dari tiga perusahaan farmasi China – Sinovac, Sinopharm, dan CanSino, yang akan menyediakan 65 juta, 15 juta, dan 20 juta dosis vaksin. berkonsentrasi, masing-masing.

Baca Juga : Tips Cara Menguji Madi Murni

Vaksin tersebut akan diproduksi oleh produsen vaksin milik negara PT Bio Farma.

Uji klinis fase ketiga untuk vaksin COVID-19 Sinovac telah dilakukan sejak Agustus tahun ini oleh Universitas Padjajaran. Studi yang melibatkan 1.620 relawan belum melaporkan efek samping apa pun.

Selain China, Indonesia juga telah mencari vaksin dari perusahaan teknologi G-24 Uni Emirat Arab (UEA), yang setuju untuk mengirimkan 10 juta dosis vaksin pada pertengahan Agustus melalui kerja sama dengan perusahaan farmasi milik negara PT Kimia Farma.

Indonesia juga telah membeli 100 juta dosis vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi multinasional Inggris-Swedia AstraZeneca, dengan pengiriman vaksin pertama dijadwalkan pada kuartal kedua tahun 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *